Bisnis

header ads

Puisi: Syair Cendrawasih (Karya Fikar W. Eda)

Syair Cendrawasih
(diilhami dari nyanyian rakyat Papua, Sana)

Akulah burung gagak yang dihinakan
terpelanting dari ranting-ranting
musim dingin yang beku
paruhku kelu
nyanyianku pilu
dengan sayap terluka
mengepak diantara pohon-pohon
yang ditumbangkan

Cakrawala luas menjadi sempit
tubuhku terhimpit
kemana harus kembali?!

Hutan terhampar bukan pula sangkar
jiwaku menggelepar
kemana harus kembali?!

Tanah kaya menjadi kering
membuatku asing
kemana harus kembali?!

Akulah burung gagak yang dihinakan
terusir dari predaban
menengadah ke langit
menunggu keajaiban

Wahai Yang Maha Kuasa
sumber segala cahaya
bersama doa-doa yang dipanjatkan
tunjukkan keagungan

Akulah burung gagak
yang dihinakan
atas kuasa Tuhan
menjelma cendrawasih
dalam warna warni pelangi dan cahaya
wangi harumnya memenuhi angkasa raya
tapi lihatlah, lihatlah mereka terus membidikku
dengan anak panah dan kokang senjata

Wahai Yang Maha Kuasa
pemilik segala cahaya
arahkan kutuk-Mu pada mereka!!!

Jakarta
Mei, 2001
Puisi Fikar W. Eda
Puisi: Syair Cendrawasih
Karya: Fikar W. Eda

Baca juga: Kumpulan Puisi Remaja

Posting Komentar

0 Komentar