Bulan Air Mata

Aku
ziarahi negeri air mata. Terpenjara
keterasingan melawan kemerdekaan
jiwa. Ruang hening mengoyak derita
ribuan nyawa diceraiberaikan gempa. Aku
dirikan kemah pengungsi di hati.

Aku
ziarahi negeri duka dengan cinta. Menikam
kecemasan-ketakutan. Sejarah ditangan raja
mengidungkan lagu puja-mengukir keabadian
mengobral gelisah; Aceh masih lekat dalam ingatan
Tuban seperti baru kemarin dilanda nestapa-kini
Yogya di beri peringatan dengan gempa. Ah!
apalagi yang tersisa-dirikan tugu di hati
agar tak menuhankan diri.

Yogyakarta, 2007
Puisi: Bulan Air Mata
Puisi: Bulan Air Mata
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Anak SMA Jakarta

Post A Comment:

0 comments: