Ibu

Sebuah senja. Dedaun mersik digumul angin
Selendang tua dan bola mata yang jauh. Ia lihat musim merapuh
Sampai juga, anakku. Sampai juga sesiapa pada tujuan
Jika kau gagap memberi arti pada sepi, bukankah sudah kukisahkan waktu
di setiap cemas dan sendirimu.

Sebuah senja. Dan sebentar lagi tentu malam
Kulihat tetesan yang sabar. Mungkin airmata dari pilu yang terakhir
Sampai juga, anakku. Usia tak lebih sepenggalan
Jika tak lagi kaudengar suara ibu esok pagi, di sebuah keabadian yang lain
Kita berjanji.

Payakumbuh, Juni 2011
Puisi: Ibu
Puisi: Ibu
Karya: Iyut Fitra

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu

Post A Comment:

0 comments: