Kusaksikan Bulan Sepenggal

Kusaksikan bulan sepenggal atas kepala
tangis pecah tertimpa daun cemara
jadikan tembang menemani perjalanan malam.

Kusaksikan bulan sepenggal atas kepala
memandang langit sebagai langit
memanyungi keyatimanku
memandang bumi sebagai bumi
merasakan angin sejuk membelai pucuk rambut
melewati selat bernama kesedihan
seperti usapan jemari ibu.

Kusaksikan bulan sepenggal atas kepala
aku rindu ayah; perjumpaan hanya lewat ziarah
hingga bersujud aku di kamar kebebasan
mata air turun di nurani menetes di sajadah
O, kecil hatiku kecil teriris pedih
seperti gerombolan awan kelabu
di urai angin buyar berkeping-keping

(Kutumpahkan rindu ke gunung sepi).

Banda Aceh, 1994
Puisi: Kusaksikan Bulan Sepenggal
Puisi: Kusaksikan Bulan Sepenggal
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta untuk Mama dan Papa
Loading...

Post A Comment:

0 comments: