Pelajaran

Aku
berkaca pada gigil
pulang-pergi menjenguk negeri
bulan diperkosa penyamun
berujung kematian.

Aku
bercermin pada kabut
pergi-pulang menjenguk mukim
ziarahi makam seluas samudera
digerus air raya. Luka
mengental.

Aku
membaca bayang di koyak
sepi. Menghitung ombak di mata-Mu
taburkan wangi mawar di kalbu
menyusup membelai pucuk rambut.

Aku
membaca alam. Bersahabatlah
dengan angin biar tahu gigilnya.
Bersahabatlah
dengan gerimis biar tahu renyainya.
Bersahabatlah
dengan hujan biar tahu kuyupnya.
Bersahabatlah
dengan matahari biar tahu teriknya.

: aku sunyi dalam keramaian, ah!

Denpasar, 2016
Puisi: Pelajaran
Puisi: Pelajaran
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Sajak tentang Jakarta

Post A Comment:

0 comments: