Pelupa

Acapkali
membunuh kebebasan pikir
menyaksikan wajah retak di sudut
hati bernama kebenaran - jangan sakiti
apalagi melupai malaikat setia mengantar nafas.

Padang, 2009
Puisi: Pelupa
Puisi: Pelupa
Karya: Sulaiman Juned

Baca juga: Kumpulan Puisi Bunda yang Menyentuh Hati
Loading...

Post A Comment:

0 comments: