Derita

Di keheningan waktu
yang begitu menghimpit
engkau derita datang lagi
meski kedatanganmu
untuk mencabik-cabik
sisa-sisa hidupku
di malam yang begini gersang
engkau terasa seperti teman.

Darahku
sudah tak menguncur lagi
jeritan perih
sudah tidak mengusik
pada saat keterasingan begini
segalanya telah larut
dalam kasih sayang Tuhan.

34 Juni 1992
Puisi: Derita
Puisi: Derita
Karya: Ali Hasjmy

Baca juga: Kumpulan Puisi Religi Islami

Post A Comment:

0 comments: