Peluk

Disebabkan karena kau terlalu malu
Dengan penuh gengsi kau berbalik,
dia pun berlalu
Rasakan itu olehmu, sekarang baru kau tahu
Bahwa semua keindahan di dunia ini
berkelabat dengan cepat
Dan hukum-hukum Tuhan ditulis
sebelum telepon dibuat
Orang-orang indah yang kautemukan di pasar,
stasiun, terminal, dan tikungan
Kekasih, kemewahan mutiara raja brana,
kemilau galena dan intan berlian
Semuanya akan meninggalkanmu
Kecuali secangkir kopi
Dia ada di situ, tetap di situ, hangat,
dan selalu dapat dipeluk.

(dalam Cinta di Dalam Gelas)

Puisi: Peluk
Puisi: Peluk
Karya: Andrea Hirata

Baca juga: Kumpulan Puisi Doa Islami

Post A Comment:

0 comments: