Rumah di atas Batu

Sepertinya kita mesti membangun rumah
di atas batu. Seperti berhala-berhala yang
ditegakkan dalam hati manusia kita
Dan kita pun telah membiakkan
dalam berbagai rupa dan warna
Seperti asesori atau make-up-mu yang
riuh. Hingga ruang-ruang
kerja dan mimpi-mimpi

Dalam rumah itu kita pun tiduran
dalam kegelisahan. Seperti angin yang
sebentar datang sebentar pergi yang
Membuka menutup jendela dan majalah
di atas sofa yang
Di dalamnya penuh foto-foto telanjang
Dan oi, angin itu pun kini telah mengeram
di pusat perutmu, mengacungkan sahwatku
Kita lalu tawakal padanya. Dan membuka
Kamar dan kelamin pun berpijar

Sepertinya kita terus berumah di atas batu
Sebab bapak kita telah mewariskan batu
Sebab ibu kita pun mengajarkan batu
Ya, kita bersetubuh dan berumah
Atas nama batu!

1992
Puisi: Rumah di atas Batu
Puisi: Rumah di atas Batu
Karya: Abdul Wachid B. S.

Baca juga: Kumpulan Puisi Ibu dan Pengarangnya

Post A Comment:

0 comments: