Ode bagi Puisi

Kau seperti debu yang berkelindan di angin
setiap butir-butir debu itu musti kutangkap dan
kularutkan ke dalam tenggorokanku.
larik-larikmu, persis seperti benang kusut
yang harus kurapikan, agar dapat kurentangkan
di mata dan dada seseorang.
tubuhmu, tak ubahnya gunung Everest
yang tingginya 8.850 meter
dan harus kutempuh dengan kaki gemetar.
dan sikapmu, adalah salju bulan Januari
di gunung itu yang tak berhenti
menusuk-nusuk:
daging, mata,
paru-paru,
dan jantungku.
tapi ketika aku telah sampai di puncak,
segalanya hilang
hanya dengan helaan nafas pertama
dan ketika aku hendak meraihmu kembali,
aku harus turun,
dan mulai dari awal lagi.

2008
Puisi: Ode bagi Puisi
Puisi: Ode bagi Puisi
Karya: Agit Yogi Subandi

Baca juga: Kumpulan Puisi Puitis Sedih
Loading...

Post A Comment:

0 comments: