Hikayat Sebuah Meja
(- Hanafi)

Aku terbaring dengan perut mengkilat
orang-orang makan malam di atas tubuhku
menyusun mufakat, menekan pisau, membuat
irisan lembut di permukaan daging asap

Waktu yang menjadi ludah
ruang yang memilin lidah

Lampu-lampu dinyalakan
orang-orang makan malam. Tubuh
mereka tak berkepala. Kepala yang berjatuhan
ke bawah tubuhku. Kepala yang menyusun
persekutuan selanjutnya

Persekutuan dalam kotak gelap waktu
Kotak yang terus diangkat ke atas tubuhku

Aku terbaring dengan perut yang hancur
dengan upacara makan malam yang panjang
dengan potongan kepala yang terus berjatuhan
berserak di atas tubuhku. Semua begitu lengkap
dan pengap

Seperti gelap di bawah tubuhku.

2013
Puisi: Hikayat Sebuah Meja
Puisi: Hikayat Sebuah Meja
Karya: Ahda Imran

Baca juga: Kumpulan Puisi Islami
Loading...

Post A Comment:

0 comments: