Kita adalah Gerak
(Buat Mak Epiest, Wanggi dan Mumu)

Sore itu tubuhku berlari memutari kota dan alun-alun
Merasakan panas dan hujan dengan kepalan tangan
Dulu ia sempat membenturkan diri ke tembok kamar mandi
Ketika patah hati ke seratus kali. Tapi, tidakkah kau lihat?
Ia masih gagah dan cantik, seperti matahari dan mimpi.

Lalu pertemuan.

Kita adalah gerak yang melingkari musim dan sumpah serapah
Diam dalam bara di sesela tragedi dan komedi
Untuk apa kita bicara kalau kata sudah diracuni puisi?
Membunuh takut itu menyenangkan, seperti makan kue donat
lengkap dengan kopi dan pagi hari.

Lantas dimana kita menaruh gagasan dan ingatan?
Aku lupa. Tapi ibu pernah menunjuk arah
Di sana, tempat kelak kau kan lihat langit seperti mawar
Lalu  kita berputar merentangkan tangan
Tertawa merasakan pusaran dan perubahan
yang datang menghujani tubuh dan gerak kita.
abadi.

Bandung, 8 Oktober 2010
Puisi: Kita adalah Gerak
Puisi: Kita adalah Gerak
Karya: Andy Sri Wahyudi

Baca Juga: Kumpulan Puisi Sungai
Loading...

Post A Comment:

0 comments: