Selamat Pagi Oktober
(Buat gadis pemalu)

Apakah kamu masih suka jajan pasar dan ngemil di depan pintu rumah? Apakah kamu setia dengan kuncir dua ekor kuda di rambutmu? Aku datang padamu untuk bertanya: apakah kamu masih  salah tingkah denganku?

Selamat pagi Oktober, baumu masih seperti hujan kemarau, lucu dan rindu. Eh, dimana letak kuburan cinta? Kamu bisa mengantarku ziarah ke sana (aku tahu kuburan itu ada di matamu). Aku takkan menaburinya bunga atau membakar dupa, tapi ingin ku menaburi benih padi juga ramainya prasangka.

Ada sejarah yang berjalan diseputar kita. Ia berupa gelembung udara dari cita-cita. Mari pergi ke warung sate denganku, nanti kita kan menemui kekasih oktober yang sembunyi di stiap potongan daging. Ssstt... aku nggak jadi cinta padamu, lantaran seluruh pasar membenciku. Aku takut tak bisa memberimu makan. Selamat siang, kotamu panas. Sepanas hujan yang bertengkar.

Aduh... kaus kakiku, jangan bersedih...

Bandung, 9 Oktober 2010
Puisi: Selamat Pagi Oktober
Puisi: Selamat Pagi Oktober
Karya: Andy Sri Wahyudi

Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Sungai
Loading...

Post A Comment:

0 comments: