Seribu Kuda Tuan Kusno

Lihatlah seribu kuda berkejar pacu di punggung tuan kusno. suara derap kakinya seperti masa lalu yang hilang ditelan kenyataan. seperti tahun-tahun yang lelah dan buram. Kuda-kuda itu tertidur di telapak tangan tuan kusno. sebab di sana ada nyala yang teduh. tempat energi dan cinta bersemayam. tiap hari ia bersamadi menjadi rumput. menjadi keringat. menjadi suara ringkik kuda jantan. inilah perjalanan itu. bukan demi juara atau piala. sejujurnya ia hanya ingin menghias dinding rumah dengan tawa riang istri dan anak-anaknya.

Seribu kuda terus berpacu melewati luka-luka. lamunan panjang, rindu, mara hingga menembus kabut kesadaran. demi mimpi dan hari ini.
Januari 2017
Puisi: Seribu Kuda Tuan Kusno
Puisi: Seribu Kuda Tuan Kusno
Karya: Andy Sri Wahyudi

Baca Juga: Daftar Kumpulan Lagu Evanescence Terbaru

Post A Comment:

0 comments: