Slooterdijk

Kita akan bertemu di Slooterdijk

Tapi aku tak bertemu musim panas di Slooterdijk
Udara 12 derajat dalam tempias yang ganas
Langit kotor seperti selimut para pengungsi

Suara burung gagak bergulung dalam angin
Degup jantungnya bergaung dalam tubuhku

Dingin menebal di jadwal kereta
Di jejak kaki orang berjalan ke arah
daun pintu yang berputar-putar
bagai pusaran air

Ada juga perempuan berpayung
dan kekasih yang menyongsong
menyeret kopor berisi puing
sebuah kota yang mesti
diselamatkan

Tapi stasiun selengang padang
Kekasih riang bermain bayang

Pasporku lembab pikiranku pengap

Tak ada musim panas di Slooterdijk
Kawanan burung gagak
Mendarat tenang di tubuhku

Menyelubungi suaraku...

2016
Puisi: Slooterdijk
Puisi: Slooterdijk
Karya: Ahda Imran

Baca juga: Kumpulan Puisi Romantis
Loading...

Post A Comment:

0 comments: