Takdir Insani

Ku jelang siang kala pagiku merindu
Ku jelang malam kala petangku termangu

Detik menuju menit
dan menit meniti saat untuk
menjungkirbalikkan mimpi yang lama
tlah memusara hati

Teriakan matahari
teriakan laut
dan teriakan bumi

adalah sangkala waktu menggores
takdir insani.

Jember, 22 Desember 2008
Puisi: Takdir Insani
Puisi: Takdir Insani
Karya: Akhmad Taufiq

Baca juga: Jasa Content Placement

Post A Comment:

0 comments: