Tektonik

Makinlah rinduku pada laut
manakala
kauceritakan gesekan lempeng bumi
dan ombak kasihmu
saat itu aku terbiasa
bermain buih di pantai yang asin

"Aku menelan ikan
kubuat tersesat di lubuk gelap"
senyummu menyelesaikan cerita
antara terpejam mata

Lalu kurasa keringat tetes, meresap
ke tanah yang bergetar
ke episentrum

"besok lagi jangan lupa
menjenguk laut"

Puisi: Tektonik
Puisi: Tektonik
Karya: Amien Wangsitalaja

Baca juga: Kumpulan Puisi Romantis

Post A Comment:

0 comments: