Di Bawah Langit yang Sama

di bawah langit yang sana
tapi nasib kita beda
dalam takbir yang satu
namun kami suarakan
dengan uraian airmata
di rohingya ini
kami tak bisa berkurban
bahkan kami sembunyi
di tanah pengungsian
agar tak dikorbankan
sebagai hewan jagal
Allah Akbar
Allah Akbar
La ila ha ilallah
Wa lillah hilhamd
di tanah lapang
dibayangi ancaman
jutaan pasang mata
siap membantai, kami
tegakkan solat kurban
penuh tangisan
luber doa dan harapan
di bawah langit yang sama
kita beda merayakan idul adha
kalian riang ke tanah lapang
tapi di persembunyian
kami solat idul adha
kau menyembelih hewan
sedang kami dijadikan korban
apakah kami kulit hitam
mereka begitu dendam?
sebabkah kami muslim
mereka habiskan kami?
apa karena kami punya Allah
lalu mereka ingin bunuh kami?
sebab kami beda etnis
mereka anggap kami nazis?
di sisi-Mu ya Allah
siapa lebih mulia?
di tanah lapang
dalam persembunyian
penuh ancaman
kami berpelukan
usai solat idul adha
tak ada yang dikurbankan
selain kami jadi korban
dari dendam dan kebencian!

10 Dzulhijah 1438
Puisi: Di Bawah Langit yang Sama
Puisi: Di Bawah Langit yang Sama
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Cinta
Loading...

Post A Comment:

0 comments: