Melepasmu

dan pintu kubuka. tamu tersenyum;
aku pulang karena pergiku tanpa airmata

ya. melepasmu aku tak merasa hilang
seperti kepergian angin ke balik gunung
atau ombak pulang ke lautan
setelah pantai dipecahkan

tak ada tangis, langit telah tiada air
yang berlabuh di mataku. musim gugur
berganti semi. tapi aku masih dalam
pelukan dingin. menghitung antara jarak
dan langkah kita. antara pelukan
dengan perpisahan

ya. masih kubayangkan ketika tangan
kita berpegangan, lalu berlepasan
begitu sampai alun-alun. seperti angin
pada daun, bagai ombak dengan pantai

kalau kini kau semakin jauh ke rimba
aku akan pulang ke rumah saja

lalu, mungkin, kenangan pun
sudah lagi tiada...

22 Maret 2016
Puisi: Melepasmu
Puisi: Melepasmu
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Kumpulan Puisi Singkat
Loading...

Post A Comment:

0 comments: