Sebuah Komik Perang

DENGAN gelisah yang tak nyenyak, berkelambu
asap dan peluru, aku mencari kata yang tepat
untuk efek suara yang hebat, desing dan dentum,
suara bom. Juga suara tangis, yang bukankah sama
untuk semua bahasa?

Aku sedang merancang sebuah komik perang.

Kurujuk saja buku Superman, juga dongeng Lampu
Aladin yang kudengar pada malam kesekian dari cerita
seribu satu malam. Tak ada lagi cerita raja yang
lupa membunuh istrinya. Cuma bualan entah tentang minyak
entah cadangan dinar dan dolar, lalu dengan itu alasan
pembunuhan pun diberi stempel pengesahan: lakukan!

Komik itu kubatalkan saja, daripada cuma sia-sia.

Puisi: Sebuah Komik Perang
Puisi: Sebuah Komik Perang
Karya: Hasan Aspahani

Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Kawan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: