Tafsir Pelayar

sebagai pelayar, aku tahu kapan
badai menghampiri. atau ombak
bakal menggulung perahuku. pada 
rasi atau rambu kutetapkan arah
jalanku. melalui awan dan angin 
kuserahkan kemudiku

hanya pada ajal, tak mampu
kutembus. lantas bagaimana 
aku tergulung gelombang?

musim dan rambu kupercayakan
pelayaran ini. pada badai aku
ingin dibelai. angin akan membawaku
singgahi berbagai pelabuhan;
menaruh dan mengangkut 
benci dan cinta

- bukan karena serapahmu,

aku pasti berlabuh -

2 Oktober 2016
Puisi: Tafsir Pelayar
Puisi: Tafsir Pelayar
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Kumpulan Puisi Teman
Loading...

Post A Comment:

0 comments: