Tentang Asuh

asuh anak pada perempuan asuh hidup di tangan lelaki

maka untuk apa kita bertengkar? aku akan pergi mengasuh hidup
sebelum matahari terbit dan pulang pada waktu yang entah
ingat bahwa jalan tak selalu lurus tak pula berliku-liku
bahkan seekor burung tahu di mana ia harus berumah
dan membuang kotorannya

    jika anak berada di jemari perempuan, tangisnya
    akan tumpah di pangkuan lelaki:  begitulah
    kalender sudah menetapkan hari-hari libur dan sakit

aku sudah berjanji tak ada sakit bersemayam dalam diriku
agar hidup bisa kuasuh. jika di tanganku telah menyanyi
anak-anak, boleh Kaupanggil aku menuju lain Waktu!

asuh anak pada perempuan asuh hidup di tangan lelaki

perlukah ada waktu untuk pertengkaran?

2 Februari 2014
Puisi: Tentang Asuh
Puisi: Tentang Asuh
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Kumpulan Puisi Sahabat
Loading...

Post A Comment:

0 comments: