Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Kubayangkan Rambutmu

Kubayangkan Rambutmu

hanya beberapa jam lagi kau sampai
kemudian merapatkan senyuman di dadaku:
kubayangkan rambutmu yang tergerai sebahu
menyapu wajahku, dan taman di bibirmu
menuaikan apel dan seikat anggur

untuk jamuan sore ini - entah ini hari apa -
di sebuah ruangan berlampu remang
dan tubuhmu penuh manikam siap
menerima sepuluh jemariku yang
lelah. aku bukan pesawat dan kau
tak suka disebut pacuan

karena adam-hawa sebenarnya
sudah menemui ruang yang satu ini
kita impikan.

15/01/2011: 10.35
Puisi: Kubayangkan Rambutmu
Puisi: Kubayangkan Rambutmu
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Puisi Persahabatan

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close