Sungai Siak

KITA bergambar
di bawah kaki hujan
dalam riuh anak terlantar
yang telanjang
menceburkan diri
ke sungai yang cokelat

AKU tersenyum
seperti sangat mengenal
anak-anak itu
yang terjun dan naik
ke dinding jembatan
sebelum maut mengucap salam

dan aku ingin sekali
mendekapmu
ingin jadi burung
dalam sarangmu
biar tak tertangkap
agar tak terperangkap
ke dalam air deras

KAU menjauh
ingin menyuluh
matahari jadi api
bakar mega
menghancurkan mendung

tapi sejak tadi
hujan berdiri
mengancam cinta
yang telanjur mencair
sebagai sungai

dikekalkan oleh siak...
2005
Puisi: Sungai Siak
Puisi: Sungai Siak
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Kumpulan Peribahasa Sindiran
Loading...

Post A Comment:

0 comments: