Puisi: Agustus Belum Pupus Karya: Wayan Jengki Sunarta
Agustus Belum Pupus
untuk: penyair Wayan Arthawa

agustus belum pupus
ketika kau bergegas
meninggalkan kata-kata getas
di pintu pagi yang cemas

tak ada tanda
di pelepah pohon lontar
di mana dulu para leluhur
menakik namamu
mengutuk takdirmu
jadi sang kawi

betapa fana tatap mata
gadis-gadis jelita taman Tirtagangga
betapa jelata ibu-ibu peladang salak
ketika kau terharu menyadap sajak
hingga duri jadi rindu
hingga rindu jadi rinai
di setapak jalan Telaga Tista

tak ada tanda mengurai airmata
cuaca tiba-tiba buta
kata demi kata yang kau tempa
menyerpih di keranjang sayur
ibu pasar Amlapura

agustus belum pupus
aroma tuak mengaliri nadiku
subuh makin rapuh
dalam mabuk
kubaca isyarat itu

hanya kita
dan kata
yang paham
makna kehilangan.

2012
Puisi: Agustus Belum Pupus
Puisi: Agustus Belum Pupus
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Ombak
Loading...

Post A Comment:

0 comments: