Golf untuk Rakyat

Lho. Kang Karto. Kok cuma ngelamun di kebun?
Sudah pernah main golep apa belum?
Kalau belum, ya tunggu sampai dapat dawuh
Siapa tahu, sekali sampeyan ayunkan stick sampeyan
Langsung deh dapethole in one

Ini perkara pembangunan lapangan golf di awal PJPT II di Indonesia
Den Mantri Jerohan ngendika: Golf dapat meningkatkan
kesejahteraan rakyat!
Sedang Mantri Kanuragan bilang: golf pertanda masyaratakat
kita sudah lebih sejahtera!
Lha iya berapa banyak lapangan golf mesti dipasang
untuk menyejahterakan 200 juta rakyat!
Berapa tumbal mesti dikorbankan
untuk mengempiskan kantung-kantung kemiskinan?!

Gusti,
kami tunggu dawuh paduka!

Sementara Mantri Pagupon pesan: Silakan bikin padang golf mister,
asal jangan gusur rumah rakyat!
Dan Mantri Besar Jagabaya wanti-wanti: Silakan bikin padang golf
sir, asal bangun juga sarana olahraga buat para kanoman!

Gusti,
kami tunggu sabda paduka!

Yes. You are right!
Tak gampang jadi orang “kajen keringan
Serba “ewuh aya ing pambudi
Apa ya haram memiliki vila, yacht, jet, golf stick
buat meningkatkan citra bisnis dan memperkuat “bargaining power
Apa ya salah mengembangkan keunggulan kompetitif
dengan menguasai hitech dirgantara, samudra, persada?
Duh Gusti
Bersabdalah!

- Nenek moyang kita sih selalu mengajar kita hidup prihatin
Tapi tak pernah mengajar kita kiat bagaimana jadi kaya.
+ Ah. Yang bener. Lha filsafat “ojo dumeh” itu?
Sa beja-bejane kang lali, luwih beja kang eling lan waspada?!
Jadi perkara padang golf ini Kang Karto,
karena menyangkut kepentingan nasional
Yang nggegirisi dan gawat keliwat-liwat
Marilah sama-sama kita tunggu dawuh.
Siapa tahu, sekali sampeyan ayunkan stick sampeyan
Langsung dapat “hole ini one
Hadiahnya bisa buat beli loji, pengganti
rumah sampeyan yang kegusur Raden Sukosrono
bolehnya muter taman golf internasional ke Indonesia!

Puisi: Golf untuk Rakyat
Puisi: Golf untuk Rakyat
Karya: Darmanto Jatman

Baca Juga: Puisi tentang Kangguru
Loading...

Post A Comment:

0 comments: