Kabut

kabut riang menari
di langsat kulitmu
bulan rebah
di geliat pinggulmu

segala cuaca menyusup
ke dalam igau demi igau
hutan-hutan basah hujan
ranggas daun

kau puisi
sejati puisi
aku hilang kata
sirna makna

kabut dan hutan
menjelma impian
di mata kanak-kanak

benih akan kembali tumbuh
di rahimmu yang merindukan cinta
hutan-hutan tropika
membayang di bening jiwamu

Puisi: Kabut
Puisi: Kabut
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Pemahat
Loading...

Post A Comment:

0 comments: