Orang-orang Modern

sahabatku, dari tengah kota ini
akan kuceritakan tentang orang-orang
yang dulu merubuhkan rumah-rumah panggung
lalu membangun gedung-gedung bertingat
di atasnya

retakan dinding-dinding bekas gempa
beranda-beranda yang rapuh
dan aroma kopi di jalan masa lalu
telah terbenam di lubuk ingatan

aku menyaksikan 
orang-orang bertaruh di meja judi
menumpahkan seluruh isi dada
memaki-maki pelayan 
yang lambat menuangkan minuman beralkohol
ke dalam gelas-gelas kesepian
mereka beradu nasib baik
menertawakan nasib buruk

listrik kadang padam seketika
lalu semua terhenti
orang-orang menjadi cemas
mengintip bulan dari kaca jendela yang pecah
cahayanya seperti maut yang mengintai

aroma masakan dari warung-warung di pinggir jalan
membangkitkan hasrat akan pedas sambal terasi
sementara di rumah-rumah, dapur menjelma
penyimpan perabot makan

ada akasia yang tumbang di pinggir jalan
bunga dan daunnya berserakan seperti tanah baru
tapi para pemulung bergegas menyapunya
sebelum pagi seluruhnya datang

sahabatku, entah apa yang sesungguhnya telah hilang
seakan ada perselisihan yang tak kunjung tunai
seakan ada air kebahagiaan yang terus ditenggak
dari gelas-gelas retak.

Oktober, 2013
Puisi: Orang-orang Modern
Puisi: Orang-orang Modern
Karya: Fitri Yani

Baca Juga: Puisi tentang Kecantikan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: