Puisi: Sesame Street, Circa-2000 Karya: Avianti Armand
Sesame Street, Circa-2000

Mari kita pakai manekin saja. Dia tak akan datang berkunjung. Mengapa kamu masih juga menunggu burung kuning raksasa yang tak punya asal? Terakhir kudengar dia sedang berhitung, 1 sampai 8, di kaki pelangi. Ada juga yang bilang, ia tengah mematuk-matuk oranye untuk paruhnya. Kita tebar saja kue-kue kering agar dia menemukan jalan pulang. Entah ke mana. Di jalan ini banyak sekali negeri yang sembunyi di balik pintu. Juga monster-monster berbulu warna-warni yang lugu dan tak lucu. Sudahlah, dia tak akan datang berkunjung. Lagipula, di ujung jalan itu, setiap orang selalu akan pergi. Selalu pergi.

2010
Puisi: Sesame Street, Circa-2000
Puisi: Sesame Street, Circa-2000
Karya: Avianti Armand

Baca Juga: Puisi tentang Harapan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: