Puisi: Usai Alunan Lagu Sendu Karya: Wayan Jengki Sunarta
Usai Alunan Lagu Sendu

usai alunan sebait lagu sendu
begitu lembut wajahmu mengalunkan keheranan
pada seekor kucing putih jantan
yang saban pagi memakan bunga-bunga
di halaman rumahmu
mata kucing itu menyihir hari-harimu
menjadi bongkahan-bongkahan rindu
rambatan cahaya pada permukaan senja

kita ke pantai saja
di gunung hanya ada
danau yang dingin
dan putus harapan

pantai di sini belum direklamasi
sebuah nama telah terhapus dari ingatan ombak
namun namamu masih menyisakan birunya
bagi warna air yang miskin kata-kata pujian
bagi jiwa yang merecau sendiri

ah, mata kucing itu masih saja
menyihir hari-harimu
sebentuk bayang melintasi dingin senja
begitu rupa tiada

1998
Puisi:  Usai Alunan Lagu Sendu
Puisi: Usai Alunan Lagu Sendu
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Penjara
Loading...

Post A Comment:

0 comments: