Wu Wei

Kutunggu dan kau tak menjemputku
Padahal sudah kusiapkan;
Segelas teh pisang goring, dan

Sore remang yang kemarau
Bersama daun kuning gugur, perkarangan yang telanjang,

Kami bercakap cakap
“Bahwa mungkin telah lengkap dating kemarau:
Dirimu, hujan yang angin, juga dinding yang batu”.

Perlahan, jalanan kosong yang tak berumah
Gerimis merantau teebang, dan

Jam hanya diam.

Asmaraku perlahan mengelupas
Wajah jadi air, dan
Jam jadi hampa

Puisi: Wu Wei
Puisi: Wu Wei
Karya: Ari Pahala Hutabarat

Baca Juga: Puisi tentang Lukisan
Loading...

Post A Comment:

0 comments: