Anjing Jalanan
untuk: saut situmorang

anjing jalanan kurus kurapan itu, saut
setia menjaga tanah dewata
dari mimpi nglindur penyair urban
yang rabun
membaca tanda jaman

anjing kurap kudisan itu,
yang tertatih-tatih meniti puisimu
mungkin jelmaan dewa dharma
yang menuntun yudistira
ke gapura nirwana

saut, rambut kusutmu nyangkut
di rimbun jembut malam
saat kau mabuk bir
di ujung-ujung gang
pesing kota denpasar

sekali waktu
di tepi pantai sanur
kau ngoceh tentang rembulan
yang berpendaran di meja restauran
kau gumamkan balada kaum jelata
seraya tanganmu tersengal-sengal
melucuti kain yang membalut
tubuh molek drupadi

saut, dari mana
dan ke mana
darah membuncah
saat luka tertoreh
di jiwa kita
di sukma kata...

Karangasem, Bali, Februari 2010
Puisi: Anjing Jalanan
Puisi: Anjing Jalanan
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Presiden
Loading...

Post A Comment:

0 comments: