Burung

adalah burung di waktu suwung
pagi merekah. aku menemui
tak hinggap di pohon. sayap basah,
hujan telah menguyupkan tubuhmu

aku menangkapmu. tapi tak memerangkapmu
dan membawa ke sarang paling lembut
yang kubuat dari jerami liurku
”kau kini jadi pipit di hatiku,” kataku
lalu membawamu setiap kusinggahi
pegunungan, laut, rumah, dan tempat-tempat
yang kuanggap paling keramat

aku mendekapmu. sayapmu merapat
di tubuhku. hujan telah menguyupkan
tubuhmu. aku pun gigil; dadaku bergelora
seperti ingin terus memelukmu
”tapi seekor kucing menyalang,
menunggumu abai,” bisik kucing berbulu
warna-warni

aku tak akan pernah memberimu
kepada kucing lapar itu. ”kau akan mati
kelaparan dengan liur menderas
bagai hujan pertama setelah
berbulan-bulan kemarau,” ancamku
sambil mendekapmu kian rapat
di tubuhku

”tapi aku tetap pipit. alam adalah
arena bermainku. biarkan aku bebas
mengepakkan sayapku, menjauhi pembaringan
yang kau sulam dengan benang-benang emas. atau
dekapanmu yang sehangat matahari senja. rinduku
cengkerama bersama teman-temanku
di taman-taman,
dalam waktu riang....

2007-2008
Puisi: Burung
Puisi: Burung
Karya: Isbedy Stiawan ZS

Baca Juga: Persamaan Kata Kelas 5 SD
Loading...

Post A Comment:

0 comments: