Malam Tahajjud

Akan kutuai sebilah kerinduan mencumbui malam
pada lorong sunyi antara kerimbunan air mata dan kelakar buta,
berharap sebutir embun jatuh dari pangkuan langit
saat jiwa menjadi diri paling nista.

Kubakar mimpi-mimpi bertualang dengan asma-Mu
bila Kau sudi terima aku sebagai hamba paling dina
antara para abdi.

Bila telah Kautuliskan aku pemilik paling nista
apa yang hendak kukata pada engkau selain doa-doa,
terimalah aku sesaat menjelang ajal tiba.

Puisi: Malam Tahajjud
Puisi: Malam Tahajjud
Karya: Mahdi Idris

Baca Juga: Kumpulan Puisi Alam Laut
Loading...

Post A Comment:

0 comments: