Puisi: Malam Telah Menjauh Karya: Wayan Jengki Sunarta
Malam Telah Menjauh

malam telah menjauh
dari kelam matamu
ada secercah jiwa
menunggu dalam galau
tak tahu ke mana arah tuju

pada hitam matamu
kulihat tangan pengemis buta
menadah sedih

kata-kata meleleh
dari larik-larik sajakmu
yang penghabisan

malam telah menjauh
ke relung jiwa paling murung
menganga dalam bayang
terkelam dari kenangan

tak perlu kau pedulikan puisi-puisiku
tak’kan kau temukan apa-apa di situ
kecuali kemabukan dukana

tangan pengemis buta
menjulur dari rongga matamu
mencekik urat leherku

malam telah menjauh
dari kematian kita
dan kematian kata

Denpasar, Juli 2009
Puisi: Malam Telah Menjauh
Puisi: Malam Telah Menjauh
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Rumah
Loading...

Post A Comment:

0 comments: