Nujuman

cahaya semesta telah mengirim tanda
saat aku tenggelam di relung jiwa
setiap tengah malam kulontarkan tanya
selalu muncul jawaban yang sama

sejauh kau lari dan sembunyi
kau tak luput dari bayanganku
meski kau menghilang
ke dalam remang
bayanganku ‘kan melingkupimu

tak perlu kau risau
ragu hanya milik si dungu

tapi mantra, mula semesta,
dan akhir rahasia
telah tiba sebelum kita ada
lapar dan haus yang begitu purba
akan menyatu
bersekutu dengan waktu
mempertemukan jiwa kita

Karangasem, Bali, 28 Oktober 2009
Puisi: Nujuman
Puisi: Nujuman
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Santri
Loading...

Post A Comment:

0 comments: