Praha
untuk: m.n.

di praha, katamu, cuaca seperti
senyum sesosok ibu di tepi mimpi
yang berbagi dengan pagi
dan seremah roti tak beragi

kota bermantel bulu
ketika tiba musim salju
orang-orang mengenakan sweter
bermain gitar di muka tungku

di sudut apartemen sederhana
sekarung gandum mesti siaga
setermos susu panas di meja makan
dan cawan-cawan anggur berdentingan
ketika malam kian menggigilkan
tiang-tiang telepon
dan lampu-lampu kota

di jalan-jalan yang mengigau
gelandangan seperti burung gereja tua
yang patah sayap
salju selembut kapas
tiba-tiba bisa jadi bringas
melumat sumsum hingga tandas

namun, praha adalah praha
di mana waktu yang kelu
alpa akan janji setia
lubang kunci berkarat
pagi mendadak sekarat
dan kau tak mesti kembali
pada mimpi...

Januari, 2010
Puisi: Praha
Puisi: Praha
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Contoh Puisi Serenada Cinta
Loading...

Post A Comment:

0 comments: