Serenade Malam

malam mengelus
bahumu putih mulus
waktu yang merayap pelan
hampir tergelincir di situ

kau meraba pergelangan tanganku
meyakinkan darah mengalir
lebih deras dari biasanya

aku hanyut dalam arus deras darah
di tubuhku sendiri
arus deras dari sungai-sungai purbani
yang berpusaran di dasar lingga

malam mencium keningmu
membelai rambutmu
nadiku berpacu

ubun-ubunku menyala
segala yang rahasia
membuka diri perlahan
kelopak-kelopak padma merekah
benih-benih embun tercurah
tanah basah...

Puisi: Serenade Malam
Puisi: Serenade Malam
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Pemerintah
Loading...

Post A Comment:

0 comments: