Puisi: A Tribute to Chairil Anwar

A Tribute to Chairil Anwar

Sebelum senja di pelabuhan kecil, kudengar kabar dari laut,
semacam pemberian tahu lagi penerimaan: cintaku jauh 

di pulau. Kepada kawan, jangan kita di sini berhenti. Kita
guyah lemah, tak sepadan dengan kenangan. Biar kita malam

di pegunungan dengar suara malam. Selama bulan menyinari
dadanya, itu bukan lagu biasa. Ini bukan pelarian, tapi 

cuma derai-derai cemara yang ingatkan pada rumahku, sorga
dan nocturno. Tahu kamu mana yang terampas dan yang putus 

antara doa dan dia, aku berkisar antara mereka. Semangat!

Padang, 2010
Puisi: A Tribute to Chairil Anwar
Puisi: A Tribute to Chairil Anwar
Karya: Heru Joni Putra

Baca Juga: Lagu Gamaliel Audrey Cantika Terbaik

0 Response to "Puisi: A Tribute to Chairil Anwar"

Posting Komentar