Puisi: Nyanyian Menara Karya: Wayan Jengki Sunarta
Nyanyian Menara

bila aku menjelma air
mengikis cadas hatimu
ke mana akan kualirkan gelisah ini
o, kau yang berbunga di ladang kering jiwaku

telah kubangun menara
dari rusuk-rusukku
agar kau dapat memandang lebih jauh
ke dalam diriku
(jantungku yang kau panah
masih menyisakan perih…)

namun apa artinya menara
jika bulan pun rebah
di punggung ilalang

mimpiku berbunga darah
matahari dibutakan awan
tapi jiwamu masih saja mesra
tidur dalam sunyi

1993
Puisi: Nyanyian Menara
Puisi: Nyanyian Menara
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Membaca Buku
Loading...

Post A Comment:

0 comments: