Puisi: Pemandangan di Tambahsari Karya: F. Rahardi
Pemandangan di Tambahsari

dua burung gagak merendah
begitu sepinya dia
gerombolan nipah berjajar di pamatang
dan daunnya yang gundah
terjulur ke bibir sawah
angin pun mulai

dua burung gagak merendah
begitu cemasnya dia
lengking-lengking resah terpantul di langit
dan gemanya yang berat
mengendap di tanah
angin pun selesai.

21 Mei 1974
Pernah dimuat di Harian Kompas, 6/1/1976
Puisi Pemandangan di Tambahsari
Puisi: Pemandangan di Tambahsari
Karya: F. Rahardi

Baca Juga: Deskripsi Makanan Khas Indonesia

Post A Comment:

0 comments: