Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Percakapan Malam (Karya Budi Arianto)

Percakapan Malam I

Kau aku bercakap tentang malam
mengurai jejak-jejak yang tak membayang
tentang siapa membunuh apa
daging tak lagi daging
darah tak lagi darah
begitu kau aku gundah

Kau aku bercakap tentang malam
memaknai sayatan hati
tapi, bukan pedih terasa
bukan pula luka menganga
hanya gelap tertangkap dingin
mimpi melingkar tak bertepi
sedang percakapan tak usai sudah
kau aku masih kekasih?

Percakapan Malam II

Kau aku bercakap tentang malam
sambil menuang sunyi pada cawan
lalu  mereguk dalam diam
sembari menikmati irama lagu pilu

Kau aku bercakap tentang malam
lalu menimbang bimbang
perasaan-perasaan melelahkan
semacam  pada persimpangan jalan
Kau aku ucapkan selamat malam

Banda Aceh, 2011
Puisi Percakapan Malam
Puisi: Percakapan Malam
Karya: Budi Arianto

Baca Juga: Tema Blog yang Menarik

Artikel Menarik Lainnya:

0 Comments:

Posting Komentar

close