Puisi: Rubaiyat Kopiah Anak Dagang Karya: Heru Joni Putra
Rubaiyat Kopiah Anak Dagang

“Ini rempah tak ada dalam risalah, tapi bukan sembarang rempah,”

Sungguh kami sudah tahu
Tuan ke sini dengan perahu
Tapi perkenankan kami serempak bertanya:
Bagaimana cara membuat perahu sebesar itu?

Tapi sungguh Tuan perlu tahu
Engku Badrul Mustafa tak butuh perahu
Maka sudilah kepada diri kami Tuan juga bertanya
Bagaimana bisa Engku kami tiba di Mekah nomor satu,

“Ini kopiah tak dicatat ahli sejarah, tapi bukan sembarang kopiah,”

Hanya dengan sebuah kopiah
Engku Badrul sampai ke Mekah,
Tapi dengan apa lagi ia menyeberangi samudra
Bila kopiah itu Tuan ingini sebagai hadiah,

“Silahkan, bila ingin dapat yang dicari, silakan dibeli Tuan,”

Tak akan kami tulis syair kedatangan kaum penjarah
Bila Tuan cuma mencari rempah
Tapi bila itu kopiah Tuan bawa juga
Kami munculkan nama Tuan dalam setiap syair sumpah-serapah

“Maka, bila ingin pulang membawa berkah, kinilah berbalik arah,”

Kepada lautan berombak gila diserahkan sebuah kopiah
Dengan mengucap sekali, hanya sekali saja bismillah,
Takkan guncang maka ayunlah takkan karam maka tenggelamlah,
“Semoga tak terbalik perahu besarnya, o, kaum pencari rempah,”

Takkan tenggelam maka karamlah takkan ayun maka guncanglah,
Sudah berpetaruh Tuhan pada bismillah, maka jangan berkilah,
Takkan lautan cari perkara takkan badai langgar perintah
“Maka ombak, segila apa pun, hanya sebatas bergarah,”

Selagi tak bikin mati janganlah sampai dimasukkan ke hati,”
Sebab bila sudah terkembang bismillah yang tak bertepi
Maka lautan berombak gila akan jadi tahu diri dan berjanji
Takkan terhina karena sebuah kopiah menghantar Engku berhaji,

“Dan bilamana butuh rempah lagi silahkan datanglah,”
Yang dalam dari lautan yang gila dari ombak, percayalah,
Tak akan kembali bertuah, benar-benar tak akan pernah,
Bila tak dibuhul bismillah tak disentak sumpah-serapah.

Tebet, 2015
Puisi: Rubaiyat Kopiah Anak Dagang
Puisi: Rubaiyat Kopiah Anak Dagang
Karya: Heru Joni Putra

Baca Juga: Judul Lagu Gamaliel Audrey Cantika
Loading...

Post A Comment:

0 comments: