Sigramilir

tembang megatruh
mengalir dari ubun-ubunku
empat puluh buaya
empat puluh dewa
menanggalkan jubah-jubahnya
dan dengan jimat tergenggam
menyergap kurban-kurban
bunga kantil jantan
bunga kantil betina
sepasang sirih dan madu mawar
dikunyah dan dihirupnya
dalam derap lamat-lamat
surga pun tersingkap

18 Mei 1974
Puisi Sigramilir
Puisi: Sigramilir
Karya: F. Rahardi

Baca Juga: Blog Berbagi Artikel Agama Islam
Loading...

Post A Comment:

0 comments: