Ibu Pertiwi Pun Menangis

duka juga kiranya, yang diterbangkan angin padaku, sebagai kabar
dari sebuah negeri terluka, kanak-kanak berhenti sekolah karena
perut tak bisa dibiarkan lapar,

"harga-harga semakin mahal saja," kata ibu sambil membagi tiwul ke piring kami

"mengapa petaka juga yang menimpa, rumah kami", kata ahong menyeka kedua matanya

siapa yang tak menangis, wanita yang diperkosa di tengah huru-hara?
siapa yang tak berduka, kanak ditembak seenaknya saja?

kemarahan!
kemarahan!
ke mana kan dilampiaskan?

Puisi Ibu Pertiwi Pun Menangis
Puisi: Ibu Pertiwi Pun Menangis
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi tentang Cita-citaku

Post A Comment:

0 comments: