Kangenku pada Kampung Halaman Kita, Ibu

Ibu, sunyi hutan jati tak lagi mampir di hati
gemericik air kali tak lagi menetes pada mimpi
malam tak lagi berhias tembang-tembang kinanti
sebab aku telah dipanggang matahari.

Ibu, anakmu sesorang diri tersesat di antara pilar-pilar baja dan taring kota.
gemericik air kali belakang rumah melambai-lambai
amben kecil di bawah pohon mangga di pekarangan rumah menunggu
pangkuan ibu dan tembang kinanti saban senja begitu merindu

ibu, air mata menetes menikam sampai palung hati

Puisi Kangenku pada Kampung Halaman Kita, Ibu
Puisi: Kangenku pada Kampung Halaman Kita, Ibu
Karya: Tjahjono Widarmanto

Baca Juga: Puisi Ayah Pahlawanku

Post A Comment:

0 comments: