Mengenang Kanak

"sakadang kuya akhirnya dikawinkan dengan puteri petani," kata abah

wonderland, dreamland...
kupu-kupu kecil, bidadari kecil, kancil yang cerdik, kuya panjang akal, monyet
yang licik, mari bermain denganku. lihat peter pan! lihat peter pan!

tapi katamu:
mungkin aku serupa kelinci melompat-lompat. atau kepompong menggantung, bertapa:
dalam kesunyian panjang

(kanak! masuklah dalam duniaku)

dremland, wonderland..
pinokio, puteri salju, cinderella, kau lihat andersen! kau lihat andersen!
mereka bermain di sini

(kanak! masuklah dalam duniaku)

: abah ke mana mereka pergi?

abah terdiam
buku berdebu

televisi menyerbu kamarku
penuh darah, perselingkuhan, pesta kematian

(kanak! masuklah ke dalam millenium! masuklah! dengan penuh kebingungan)

abaaaaaaaaaaaaaah!

Malang, 1999
Puisi Mengenang Kanak
Puisi: Mengenang Kanak
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Ayah Ibu

Post A Comment:

0 comments: