Tanya

ada yang gelisah mengetuk-ngetuk pintu tapi langit tak terbuka bagi
pertanyaan-pertanyaan seperti hitam seperti kelam seperti malam
tersaruk-saruk membawa lampu dimatikan sekilat cahaya berjalan guruh di telinga tak
terdengar terang cahaya tak terlihat karena sesat menjerat karena telah dikutuk laknat

siapa berani terombang ambing dalam gelombang tak henti henti tak
menepi tak berujung tak habis tak habis duka lara duka gelisah racauan resah manusia

sepucuk senjata sejuta taburan bunga sekering pipimu anak-anak di
pinggir-pinggir disepak ke sana ke mari sebagai bola sebagai impian
busuk dan buruk

mengapa risau juga lalu tanya seperti apa tapi manusia tak punya kuasa karena

tanya

Puisi Tanya
Puisi: Tanya
Karya: Nanang Suryadi

Baca Juga: Puisi Anak Paud
Loading...

Post A Comment:

0 comments: