Letih Malam

letih malam bersandar di punggungmu. tak pernah usai kukecup atau dipeluk. hanya hari yang berjatuhan, seperti kelopak sunyi yang tertinggal angin. bahkan saat engkau gegas berangkat, tanpa pamit ke lain tempat. lalu semua kejadian nampak biasa. sebab tak ada yang mesti susah payah untuk ditandai. bahkan ketika kuingat cumbu kita yang sekejap membatu. dan di gigir kota, para serdadu menanam kantuk, berjaga di sepanjang malam. mengutuki serapah, mesti setia.

kulihat engkau terus berjalan. jauh memanjat segala keluh. tak pernah usai kukecup atau dipeluk.

2011
Puisi Letih Malam
Puisi: Letih Malam
Karya: Alex R. Nainggolan

Baca Juga: Puisi Terindah untuk Sahabat

Post A Comment:

0 comments: