Puisi: Sebuah Pertunjukan (Karya Dodong Djiwapradja)

Sebuah Pertunjukan
Theater terbuka
di pinggir jalan
sepintas adegan;

Percakapan para gelandangan:
- Jika sebentar malam
tiba-tiba turun hujan, lebat
tapi dari ketupat
Bagaimana sikap kita?

- Baiknya, datang angin sate
wanginya!
wanginya!

Paduan suara para peminta-minta:
- Ketupat dan sate
soto dan gule
dua sejoli
makanan abadi

Ketupat dan sate
soto dan gule
empat serangkai
bagai mempelai

Suara pengemis tua:
- Cita-cita!
barang khayal tak berguna
mimpi anak-anak muda

Pendeta tua bangka, turun dari beca:
- Jika Tuhan memberkahi kita
Tidak di dunia, mungkin di sorga

1972
Puisi: Sebuah Pertunjukan
Puisi: Sebuah Pertunjukan
Karya: Dodong Djiwapradja
    Catatan:
    • Dodong Djiwapradja lahir di Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, pada tanggal 25 September 1928.
    • Dodong Djiwapradja meninggal dunia pada tanggal 23 Juli 2009.
    Baca Juga: Puisi Cinta oleh Sastrawan Terkenal

    0 Response to "Puisi: Sebuah Pertunjukan (Karya Dodong Djiwapradja)"

    Posting Komentar